http://Rajawali Times News.com Kabupaten Tangerang — Dalam rangka pengembangan kapasitas usaha (PKU) PT Permodalan Nasional Mandiri (PNM) berikan pembinaan dan pelatihan serta Permodalan bagi pelaku usaha mikro dan menegah, dengan tujuan untuk meningkatkan pendapatan pelaku usaha, kegiatan ini dinilai sebagai bentuk program pemerintah, Yang penyaluran melalui PNM untuk pelaku usaha agar mereka dapat melihat peluang peluang usaha.
Pelaku usaha yang dibina diharapkan dapat bangkit serta dapat bersaing dalam dunia usaha, biaya permodalan sendiri untuk membantu meningkatkan usaha dengan daya saing yang sehat, selain itu, dalam rangka melanjutkan program pemerintah melalui permodalan PNM.
Dalam kegiatan hari ini Nasabah diberikan literasi sistem pembukuan baik yang berbentuk manual dan digital.Hal itu untuk memudah Nasabah dalam setiap transaksi, serta memastikan transaksi aman.
UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah, membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan keluarga, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat.
Edy Prayogo Menjelaskan selain pengembangan, PNM terus berupaya memberikan service kepada Nasabah yang telah berkontribusi dan menjadi nasabah paling lama 10 tahun, diberikan Aword umroh ke tanah suci, hadiah ini bentuk perhatian kepada nasabah yang setia.
Selain itu, menurutnya Nasabah baru yang telah lulus seleksi baik dari segi BI Chek diberikan bantuan sebesar Rp 2000.000. bahkan nasabah yang selalui setia dan berkembang diberikan tambahan pinjaman. Sesuai dengan nilai dan kapasitas Nasabah diajukan dengan batasan sesuai penilaian PNM.
Permodalan ini diharapkan bisa meningkatkan roda ekonomi ditengah masyarakat, PNM hadir untuk membantu masyarakat ditengah kesulitan dengan memberikan bimbingan dan literasi Pembukuan berorientasi pada digital diharapkan setiap usaha berjalan dengan baik. Dimana dalam pengembangan dan pembinaan literasi pembukuan transaksi lebih mudah, aman bagi nasabah dan konsumen
Ditempat yang sama Bupati mengajak seluruh para nasabah PNM Mekar untuk memanfaatkan teknologi digital, menjaga kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, serta mengelola keuangan usaha secara tertib dan bijak agar usahanya benar mampu bersaing dan berkembang.
Edy juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah mendukung program PNM, yang telah berkontribusi, dalam permodalan membantu ekonomi masyarakat dan sistem digital, menurut Edy Nasabah tidak perlu melakukan pinjaman di bank bank lain, PNM adalah solusi.
“Untuk diketahui PNM adalah bank Non Bank dibawah naungan dirgantara yang beroperasi sejak 1999 yang berbentuk permodalan untuk membiayai pelaku usaha mikro dan menegah.
Dalam siklus Pinjaman bagi nasabah PNM sendiri memperhatikan nasabah yang membayar dengan tepat waktu, hal ini demi kelangsungan roda permodalan terus bergulir diharapkan para nasabah dapat terus meningkatkan dan terutama pembayaran tepat waktu,”tandasnya.
Bupati Menyebut, UMKM naik kelas itu tidak cukup hanya dari sisi permodalan, tapi juga ditentukan oleh kompetensi pelaku UMKM-nya, produk yang berkualitas dan mampu bersaing serta jangkauan pasar yang luas,” ungkap Bupati Maesyal.
Selain mendorong kemajuan UMKM bupati menegaskan agar seluruh pelaku usaha dapat mengambil kesempatan ini dari pada pinjam pinjol atau bank emod yang suku bunganya lebih besar, PNM ini lebih lebih tepat untuk membantu para pelaku usaha,” tegasnya
Redaksi Piter Siagian.
Tidak ada komentar